Dalam proses pengiriman barang, selalu ada risiko yang bisa terjadi, seperti paket rusak, hilang, atau mengalami kendala selama perjalanan. Risiko ini tentu dapat menimbulkan kerugian, terutama bagi pelaku perusahaan, bisnis online, maupun pengirim yang mengirimkan barang bernilai tinggi.
Oleh karena itu, penting bagi pengirim untuk memberikan perlindungan tambahan pada paket yang dikirim. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan asuransi pengiriman SAPX Express sebagai solusi untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa tenang selama proses pengiriman.
Ketika anda ingin mengirimkan paket menggunakan jasa pengiriman SAPX Express Anda tidak perlu khawatir karena SAPX Express menyiapkan asuransi untuk pengirimannya.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai manfaat, cara kerja, serta prosedur klaimnya, simak pembahasan lengkap tentang asuransi pengiriman SAPX Express.
Apa itu Asuransi Pengiriman SAPX Express?
Asuransi pengiriman SAPX Express adalah layanan perlindungan tambahan yang diberikan untuk menjamin keamanan paket selama proses pengiriman. Dengan menggunakan layanan ini, pengirim dapat meminimalkan risiko kerugian akibat paket hilang, rusak, atau mengalami kendala lainnya saat dalam perjalanan.
Asuransi ini mencakup nilai barang yang dikirim, sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan, pengirim berhak mengajukan klaim sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, asuransi pengiriman SAPX Express menjadi solusi penting bagi individu, pelaku bisnis, maupun perusahaan yang ingin memastikan barang kirimannya tetap aman hingga sampai ke tangan penerima.
Baca juga: 5 Cara Agar Paket Cepat Sampai Dengan Aman
Mengapa Penting Menggunakan Asuransi Pengiriman?
Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu menggunakan asuransi pengiriman SAPX Express:
1. Melindungi Barang dari Risiko Kerusakan
Selama proses pengiriman, barang dapat mengalami berbagai risiko seperti benturan, tekanan, atau kondisi lingkungan yang tidak terduga. Dengan adanya asuransi, kerusakan yang terjadi pada barang dapat ditanggung sehingga pengirim tidak perlu menanggung kerugian sepenuhnya.
2. Mengantisipasi Risiko Kehilangan Paket
Selain kerusakan, kehilangan paket juga menjadi salah satu risiko yang cukup sering terjadi dalam dunia logistik. Asuransi membantu memberikan perlindungan jika paket tidak sampai ke tujuan, sehingga pengirim tetap mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan.
3. Memberikan Rasa Aman bagi Pengirim dan Penerima
Asuransi memberikan ketenangan pikiran bagi kedua belah pihak. Pengirim tidak perlu khawatir terhadap risiko yang mungkin terjadi, sementara penerima merasa lebih yakin bahwa barang yang dikirim memiliki jaminan perlindungan.
4. Penting untuk Barang Bernilai Tinggi
Untuk pengiriman barang dengan nilai tinggi seperti elektronik, gadget, atau produk premium lainnya, asuransi menjadi hal yang sangat penting. Tanpa asuransi, potensi kerugian yang ditanggung bisa sangat besar jika terjadi kerusakan atau kehilangan.
5. Mendukung Profesionalitas Bisnis
Bagi pelaku usaha, penggunaan asuransi mencerminkan keseriusan dalam menjaga kualitas layanan. Hal ini dapat meningkatkan citra profesional bisnis sekaligus memberikan nilai tambah di mata pelanggan.
6. Memudahkan Proses Klaim Kerugian
Salah satu keuntungan utama asuransi adalah kemudahan dalam proses klaim. Jika terjadi masalah, pengirim dapat mengajukan klaim dengan prosedur yang jelas untuk mendapatkan penggantian sesuai nilai barang.
7. Mengurangi Risiko Kerugian Finansial
Kerugian akibat pengiriman bermasalah bisa berdampak besar, terutama jika terjadi secara berulang. Dengan asuransi, risiko kerugian finansial dapat ditekan sehingga bisnis tetap berjalan dengan stabil.
8. Memberikan Kepercayaan Lebih kepada Pelanggan
Pelanggan cenderung lebih percaya kepada penjual yang memberikan jaminan keamanan dalam pengiriman. Dengan adanya asuransi, pelanggan merasa lebih nyaman dan tidak ragu untuk melakukan transaksi.
Penggunaan asuransi pengiriman merupakan langkah strategis untuk meminimalkan risiko sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Dengan perlindungan yang tepat, pengiriman menjadi lebih aman, bisnis lebih profesional, dan kepercayaan pelanggan pun semakin meningkat.
Baca juga: Ketentuan & Cara Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express
Syarat dan Ketentuan Asuransi SAPX Express
Perlindungan asuransi pengiriman SAPX Express sangat dianjurkan untuk jenis barang yang berpotensi mengalami kerusakan, seperti barang mudah pecah, elektronik, dan lain sejenisnya. Besaran ganti rugi disesuaikan dengan nilai barang.
Berikut ini adalah beberapa syarat dan ketentuan yang disarankan untuk asuransi pengiriman SAPX Express:
- Barang yang mempunyai nilai diatas 1,5 juta
- Biaya pengurangan sebesar 1,5 juta apabila barang pershipment dibawah 15 juta
- Barang 15 juta keatas kena potongan klaim asuransi sebesar 10% dari nilai barang
- Klaim asuransi hanya dapat direalisasikan sebesar 90% dari nilai barang yang diajukan klaim
- Batasan waktu pengajuan klaim 2 x 24 jam sejak paket diterima
Contoh Perhitungan Biaya Asuransi Pengiriman SAPX Express
Perhitungan biaya Asuransi SAPX Express cukup mudah karena disesuaikan dengan nilai barang yang diasuransikan dan dikenakan biaya administrasi yang masih terjangkau. Berikut adalah contoh perhitungan biaya asuransi pengiriman SAPX Express:
Rumus Perhitungan Biaya Asuransi Pengiriman SAPX Express:
Biaya asuransi SAPX Express = (Nilai barang x 0,3% + biaya administrasi)
Contoh Perhitungan Asuransi SAPX Express:
Customer mengirimkan kamera senilai Rp 8 juta. Mengikuti rumus di atas, maka biaya asuransi yang dikenakan pada nasabah adalah Rp 26.000.
Berikut contoh perhitungannya:
Rp 8.000.000 x 0,3% + Rp 2.000 = Rp 26.000
Baca juga: Ternyata Begini Cara Packing Barang dengan Aman, Olshop Wajib Tahu!
Contoh Perhitungan Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express
Perhitungan klaim asuransi terbagi menjadi dua perhitungan hal ini dibedakan berdasarkan besaran nilai barang yang dikirimkan, yaitu:
Rumus Perhitungan Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express:
- Klaim asuransi pengiriman SAPX Express apabila nilai barang dibawah 15 juta = Nilai Barang – Rp 1.500.000
- Klaim asuransi pengiriman SAPX Express apabila nilai barang diatas 15 juta = Nilai Barang – (Nilai Barang x10%)
Contoh Perhitungan Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express Dibawah 15 Juta Rupiah:
Customer mengirimkan laptop senilai Rp 10.000.000. Mengikuti rumus di atas, maka klaim asuransi yang diterima adalah Rp 8.500.000. Berikut contoh perhitungannya:
Rp 10.000.000 – Rp 1.500.000 = Rp 8.500.000
Contoh Perhitungan Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express Diatas 15 Juta Rupiah:
Customer mengirimkan barang elektronik dengan nilai barang seharga Rp 20.000.000. Mengikuti rumus di atas, maka klaim asuransi yang diterima adalah Rp 18.000.000. Berikut contoh perhitungannya:
Rp 20.000.000 – (Rp 20.000.000 x 10%) = Rp 20.000.000 – Rp 2.000.000 = Rp 18.000.000
Baca juga: Inilah Tips Pengiriman Dokumen Penting yang Aman!
Syarat Klaim Asuransi Pengiriman SAPX Express
Untuk melakukan klaim asuransi pengiriman SAPX Express sebaiknya dilakukan secepat mungkin, karena ada batasan waktu untuk pengajuan klaim. Pengajuan klaim asuransi dapat diajukan oleh pengguna atau nasabah yang namanya terdaftar dalam polis.
Berikut adalah dokumen yang perlu disiapkan untuk pengajuan klaim.
- Formulir klaim SAPX Express
- Bukti pembayaran premi
- Sertifikat polis + nota debit
- Invoice/kuitansi barang (piala)/Purchase order
- Packing list SAPX Express
- Delivery order
- Resi pengiriman/pickup
- Surat jalan/AWB (Airway Bill)
- Berita acara serah terima (dengan catatan kerusakan)
- Berita acara kronologis pengiriman barang
- Lampiran foto kerusakan
- Surat klaim/tuntutan pengirim ke SAPX Express
- SIM dan STNK alat angkut
- Foto kendaraan pengangkut
- Catatan muatan diterima & bongkar/tally sheet
Klaim dapat dilakukan dengan cara menghubungi Customer Care SAPX Express melalui live chat website SAPX Express, call center di nomor (021) 2280 6611 atau (021) 2280 6612, dan bisa melalui email di customercare @ sap-express.co.id.
Batas maksimum pengajuan klaim paling lambat selama 2×24 jam dan proses klaimnya selama 30 hari kalender. Pengajuan klaim tidak akan diproses oleh pihak SAPX Express apabila melebihi ketentuan 2×24 jam sejak paket atau barang yang seharusnya diterima.


