Shopee menjadi salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang membuka peluang bisnis bagi siapa saja, termasuk pemula yang ingin memulai usaha dengan memahami cara jualan online di Shopee bagi pemula.
Dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya, platform ini memberikan kesempatan besar untuk menjangkau lebih banyak pembeli tanpa harus memiliki toko fisik. Namun, bagi yang baru mulai, penting untuk memahami langkah-langkah dasar berjualan agar toko bisa berkembang dan mulai mendapatkan pesanan.
Oleh karena itu, di artikel ini SAPX Express akan membahas panduan lengkap cara jualan online di Shopee untuk pemula mulai dari membuat toko, mengunggah produk, hingga strategi sederhana agar jualan di Shopee bisa lebih cepat laku.
Cara Jualan Online di Shopee
Bagaimana cara berjualan online di Shopee? Berikut langkah-langkahnya untuk pemula:
1. Download atau Akses Shopee
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengakses platform Shopee terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan aplikasi di smartphone atau membuka situsnya melalui komputer/laptop.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengakses Shopee antara lain:
- Akses Seller Centre dengan url seller.shopee.co.id melalui komputer atau laptop untuk mengelola toko dengan lebih lengkap.
- Akses situs https://shopee.co.id/ melalui komputer atau laptop menggunakan browser.
- Download via Google Play Store jika menggunakan HP Android.
- Download via App Store jika menggunakan iPhone atau perangkat iOS.
Baca juga: Cara Memilih Ekspedisi yang Tepat untuk Bisnis, Wajib Tahu!
2. Daftar Shopee Seller pada Menu “Mulai Jual”
Setelah berhasil mengakses Shopee, langkah berikutnya adalah mendaftarkan akun sebagai penjual agar dapat mulai membuka toko dan menjual produk.
Berikut beberapa cara untuk mengakses menu pendaftaran penjual di Shopee:
- Akses Seller Centre Shopee dan pilih menu untuk mulai berjualan.
- Di menu utama situs https://shopee.co.id/ Anda juga dapat menemukan tombol Mulai Jual.
- Pilih “Menu Jual” di profil akun jika sudah login melalui aplikasi atau website Shopee.
3. Lakukan Verifikasi Data Diri
Setelah mendaftar sebagai seller, Anda perlu melakukan verifikasi data diri. Biasanya Shopee akan meminta informasi seperti nomor HP, email, hingga verifikasi identitas. Proses ini penting untuk memastikan keamanan akun dan kelancaran transaksi di toko Anda.
4. Lengkapi Informasi Toko Anda
Langkah berikutnya adalah melengkapi profil toko. Mulai dari nama toko, logo, deskripsi toko, alamat pengiriman, hingga jam operasional. Semakin lengkap informasi toko yang Anda isi, biasanya performa toko akan semakin baik karena terlihat lebih terpercaya di mata calon pembeli.
5. Lakukan Upload Daftar Produk
Setelah toko siap, Anda bisa mulai mengunggah produk yang ingin dijual. Pastikan foto produk jelas, deskripsi lengkap, serta harga yang kompetitif. Informasi produk yang detail akan membantu pembeli memahami barang yang Anda jual sekaligus meningkatkan peluang terjadinya transaksi.
Baca juga: Cara Menawarkan Produk secara Kreatif untuk Meningkatkan Penjualan
6. Aktifkan Metode Pembayaran
Terakhir, aktifkan metode pembayaran agar pembeli dapat melakukan transaksi dengan mudah. Shopee biasanya menyediakan berbagai pilihan pembayaran seperti transfer bank, ShopeePay, kartu kredit, hingga metode pembayaran melalui minimarket.
7. Pilih Jasa Pengiriman
Langkah selanjutnya adalah memilih jasa pengiriman yang akan digunakan untuk mengirim pesanan ke pelanggan. Dengan mengaktifkan beberapa jasa pengiriman sekaligus, pembeli dapat memilih opsi yang paling sesuai, baik dari segi biaya maupun estimasi waktu pengiriman.
8. Akun Seller Shopee Anda Sudah Siap Berjualan
Jika semua langkah sebelumnya sudah dilakukan, maka akun seller Shopee Anda sudah siap digunakan untuk berjualan. Toko sudah memiliki profil lengkap, daftar produk, metode pembayaran, serta jasa pengiriman yang aktif.
Selanjutnya, Anda bisa mulai mempromosikan produk, mengoptimalkan deskripsi dan foto produk, serta memberikan pelayanan yang cepat dan ramah kepada pembeli. Dengan pengelolaan yang baik, peluang untuk mendapatkan pesanan dan meningkatkan penjualan di Shopee akan semakin besar.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sudah bisa mulai membuka toko dan berjualan di Shopee. Setelah toko aktif, jangan lupa untuk terus mengoptimalkan produk, memberikan pelayanan yang baik, serta memanfaatkan fitur promosi agar penjualan semakin meningkat.
Tips Sukses Berjualan di Shopee
Agar toko di Shopee bisa berkembang dan mendapatkan lebih banyak pesanan, penjual tidak hanya perlu membuka toko saja, tetapi juga menerapkan strategi yang tepat.
Berikut beberapa tips sukses berjualan di Shopee:
1. Riset Produk yang Banyak Dicari
Sebelum menjual produk, lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui barang apa yang sedang banyak dicari oleh pengguna Shopee. Anda bisa melihat tren produk, mengecek kata kunci populer, atau menganalisis produk yang sedang laris di marketplace.
Dengan memilih produk yang memiliki permintaan tinggi, peluang mendapatkan pembeli akan semakin besar.
2. Optimasi Profil Toko
Profil toko yang lengkap dan profesional dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli. Pastikan Anda mengisi nama toko yang mudah diingat, menambahkan logo toko, deskripsi toko, serta informasi pengiriman yang jelas. Profil toko yang terlihat rapi dan informatif biasanya lebih dipercaya oleh pelanggan.
Baca juga: Memaksimalkan Bisnis Anda Dengan Strategi Word of Mouth
3. Upload Produk dengan Optimasi SEO
Saat mengunggah produk, pastikan Anda melakukan optimasi agar produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli di pencarian Shopee. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Membuat judul produk yang mengandung kata kunci
- Menulis deskripsi produk yang jelas dan informatif
- Menggunakan foto serta video asli yang berkualitas
- Memilih kategori produk yang tepat (utamakan relevansi)
Optimasi ini dapat membantu meningkatkan visibilitas produk di hasil pencarian.
4. Tentukan Harga yang Kompetitif
Harga merupakan salah satu faktor utama yang dipertimbangkan oleh pembeli saat berbelanja di marketplace. Oleh karena itu, lakukan perbandingan harga dengan toko lain yang menjual produk serupa.
Menentukan harga yang kompetitif dapat membuat produk Anda lebih menarik bagi calon pembeli tanpa harus mengurangi kualitas layanan.
5. Pilih Beberapa Jasa Pengiriman
Mengaktifkan beberapa pilihan jasa pengiriman akan memberikan fleksibilitas kepada pembeli untuk memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, variasi pilihan ekspedisi juga dapat membantu menjangkau lebih banyak wilayah pengiriman serta meningkatkan kenyamanan pelanggan saat bertransaksi.
6. Manfaatkan Fitur Promo Shopee
Bagaimana cara agar produk di Shopee cepat laku? Salah satu cara yang bisa kamu manfaatkan adalah dengan menggunakan fitur promo dari Shopee. Shopee menyediakan berbagai fitur promosi yang dapat dimanfaatkan oleh penjual, seperti voucher toko, diskon produk, gratis ongkir, hingga program kampanye tertentu.
Dengan memanfaatkan fitur promo ini, produk Anda memiliki peluang lebih besar untuk dilihat oleh calon pembeli dan meningkatkan kemungkinan terjadinya transaksi agar produk cepat laku.
7. Respon Chat Pelanggan dengan Cepat
Kecepatan dalam merespon chat pelanggan sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Banyak calon pembeli yang akan bertanya terlebih dahulu sebelum membeli produk. Jika Anda dapat memberikan respon yang cepat, ramah, dan informatif, peluang terjadinya transaksi akan semakin besar.
8. Kumpulkan Review Positif
Ulasan atau review dari pelanggan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kepercayaan calon pembeli. Semakin banyak review positif yang dimiliki toko Anda, semakin tinggi pula peluang pembeli lain untuk melakukan transaksi.
Oleh karena itu, berikan pelayanan terbaik agar pelanggan merasa puas dan memberikan penilaian yang baik.
Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Customer Hit and Run, Ikuti Caranya!
9. Selalu Pantau Stok Barang
Pastikan Anda selalu memantau ketersediaan stok produk di toko. Produk yang sering kehabisan stok dapat berdampak pada performa toko di algoritma Shopee. Selain itu, calon pembeli juga bisa berpindah ke toko lain jika barang yang mereka cari tidak tersedia.
10. Gunakan Shopee Ads (Jika Ada Modal Lebih)
Jika Anda sudah memiliki modal lebih, Anda bisa memanfaatkan fitur Shopee Ads untuk meningkatkan visibilitas produk. Dengan menggunakan iklan, produk Anda dapat muncul di posisi strategis pada hasil pencarian sehingga peluang mendapatkan klik dan penjualan akan semakin besar.
11. Tingkatkan ke Star atau Star+ Seller
Shopee memiliki program Star Seller dan Star+ Seller yang diberikan kepada toko dengan performa baik. Status ini dapat meningkatkan kredibilitas toko di mata pembeli karena menunjukkan bahwa toko memiliki pelayanan yang baik, respons cepat, serta tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi.
12. Promosi di Media Sosial
Selain mengandalkan trafik dari Shopee, Anda juga bisa mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, atau WhatsApp. Strategi ini dapat membantu menjangkau lebih banyak calon pembeli dan mendatangkan trafik tambahan ke toko Shopee Anda.
13. Evaluasi & Scale Up
Terakhir, lakukan evaluasi secara berkala terhadap performa toko. Analisis produk mana yang paling laris, strategi promosi yang paling efektif, serta area yang masih perlu diperbaiki. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, Anda dapat mengembangkan bisnis dan meningkatkan skala penjualan secara bertahap.
Dengan menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, peluang toko Anda untuk berkembang dan mendapatkan lebih banyak pesanan akan semakin besar. Kunci utama dalam berjualan di Shopee adalah memahami kebutuhan pasar, mengoptimalkan toko, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.
Gunakan Jasa Pengiriman Terpercaya SAPX Express
Agar proses jualan di Shopee semakin lancar, pastikan Anda menggunakan jasa pengiriman yang terpercaya. SAPX Express siap membantu online seller mengirimkan paket dengan aman, cepat, dan menjangkau berbagai wilayah, sehingga Anda bisa fokus meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan.
Daftar di Lapak Satria dan dapatkan dukungan jaringan pengiriman yang luas, diskon ongkir yang menarik, hingga layanan COD terbaik di Indonesia.
Frequently Ask Question
Berikut beberapa pertanyaan paling sering muncul tentang cara berjualan di Shopee.
Apakah aman berjualan di Shopee?
Ya, berjualan di Shopee relatif aman karena platform ini memiliki sistem transaksi yang melindungi penjual dan pembeli. Shopee menggunakan sistem rekening bersama, di mana pembayaran dari pembeli akan ditahan terlebih dahulu dan baru diteruskan kepada penjual setelah pesanan diterima dengan baik.
Selain itu, Shopee juga menyediakan fitur verifikasi akun, penilaian toko, serta dukungan layanan pelanggan untuk membantu menyelesaikan masalah transaksi.
Jual apa yang cocok untuk pemula di Shopee?
Produk yang cocok untuk pemula di Shopee biasanya adalah barang dengan permintaan tinggi, harga terjangkau, dan mudah dikirim. Beberapa contoh yang sering dipilih antara lain aksesoris fashion, produk kecantikan, perlengkapan rumah tangga, gadget accessories, hingga makanan ringan.
Selain itu, pemula juga bisa memulai dengan sistem reseller atau dropship agar tidak perlu menyimpan banyak stok barang di awal. Yang terpenting, pilih produk yang pasarnya jelas dan memiliki peluang penjualan yang baik.
Jual di Shopee butuh modal berapa?
Besarnya modal bisa bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah tergantung jenis produk yang dijual dan skala bisnis yang ingin dijalankan. Berjualan di Shopee sebenarnya tidak selalu membutuhkan modal besar.
Anda bahkan bisa mulai dengan modal kecil atau tanpa stok barang melalui sistem reseller atau dropship. Jika ingin menyimpan stok sendiri, modal yang dibutuhkan biasanya digunakan untuk membeli produk, kemasan, dan promosi sederhana.
Uang hasil jualan di Shopee masuk kemana?
Uang hasil jualan di Shopee akan masuk ke Saldo Penjual (Seller Balance) yang ada di akun Shopee Anda. Setelah pesanan selesai dan pembeli mengonfirmasi barang diterima, dana akan diteruskan ke saldo tersebut. Selanjutnya, penjual dapat menarik saldo ke rekening bank yang sudah didaftarkan melalui fitur penarikan dana di Seller Centre atau aplikasi Shopee.
Bagaimana cara penjual Shopee dibayar?
Penjual Shopee dibayar melalui sistem Saldo Penjual. Setelah pembeli melakukan pembayaran, dana akan ditahan sementara oleh Shopee hingga pesanan diterima oleh pembeli atau status transaksi selesai.
Setelah itu, uang akan masuk ke saldo penjual dan dapat dicairkan ke rekening bank yang telah didaftarkan melalui fitur penarikan dana di aplikasi atau Seller Centre Shopee.
Berapa hari uang cair di Shopee?
Uang hasil penjualan di Shopee biasanya akan cair setelah pesanan selesai dan pembeli mengonfirmasi bahwa barang sudah diterima. Setelah itu, dana akan masuk ke Saldo Penjual dalam waktu sekitar 1–2 hari kerja. Penjual kemudian dapat menarik saldo tersebut ke rekening bank yang telah didaftarkan melalui fitur penarikan dana di aplikasi atau Seller Centre Shopee.
Jika jualan di Shopee, ongkir ditanggung siapa?
Biaya ongkos kirim (ongkir) pada umumnya ditanggung oleh pembeli saat melakukan checkout di Shopee. Namun, dalam beberapa kondisi penjual juga bisa memberikan subsidi ongkir melalui program promo atau voucher gratis ongkir dari Shopee.
Selain itu, Shopee sering menyediakan program gratis ongkir yang dapat membantu mengurangi biaya pengiriman bagi pembeli sehingga produk menjadi lebih menarik untuk dibeli.
Apakah jualan di Shopee harus punya stok barang?
Tidak selalu. Berjualan di Shopee tidak harus memiliki stok barang sendiri. Pemula bisa menggunakan sistem reseller atau dropship, di mana Anda menjual produk dari supplier tanpa perlu menyimpan barang.
Ketika ada pesanan, supplier yang akan menyiapkan dan mengirimkan produk ke pembeli. Namun, jika memiliki stok sendiri biasanya Anda bisa lebih mudah mengontrol kualitas barang dan proses pengiriman.
Apakah saya bisa berjualan di Shopee tanpa rekening bank?
Penjual Shopee membutuhkan rekening bank untuk mencairkan hasil penjualan. Hal ini karena uang dari transaksi akan masuk terlebih dahulu ke Saldo Penjual, kemudian harus ditarik ke rekening bank yang terdaftar di akun Shopee. Tanpa rekening bank, penjual akan kesulitan melakukan proses penarikan dana dari hasil penjualan.
1 KTP bisa buat toko Shopee berapa?
1 KTP dapat digunakan untuk membuat lebih dari satu toko Shopee, selama setiap akun memiliki nomor HP dan email yang berbeda. Namun, Shopee tetap memiliki kebijakan dan sistem verifikasi untuk mencegah penyalahgunaan akun. Karena itu, pastikan setiap toko dikelola dengan baik dan tidak melanggar aturan platform agar akun tetap aman dan dapat terus digunakan untuk berjualan.
Berapa persen potongan Shopee untuk penjual?
Potongan Shopee untuk penjual biasanya berasal dari beberapa biaya layanan, seperti biaya administrasi, biaya layanan program, dan biaya transaksi pembayaran. Besarannya dapat bervariasi tergantung kategori produk dan status toko, namun umumnya berkisar sekitar 1% hingga 5% dari harga produk.
Jika penjual mengikuti program tambahan seperti promo atau gratis ongkir, ada biaya layanan tambahan yang dikenakan oleh Shopee.
Apakah penjual Shopee bayar pajak?
Ya, penjual di Shopee tetap memiliki kewajiban membayar pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Jika penjualan sudah memenuhi kriteria sebagai usaha atau memiliki penghasilan tertentu, penjual perlu melaporkan dan membayar pajak sesuai ketentuan perpajakan.
Namun, bagi penjual kecil atau pemula dengan omzet yang masih rendah, biasanya pajak mengikuti aturan UMKM yang memiliki tarif lebih ringan sesuai regulasi pemerintah.

