{"id":16495,"date":"2025-07-15T10:06:38","date_gmt":"2025-07-15T03:06:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?p=16495"},"modified":"2025-12-01T14:45:27","modified_gmt":"2025-12-01T07:45:27","slug":"barang-mudah-pecah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/","title":{"rendered":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Buat kamu para seller yang sering jualan barang fragile (mudah pecah belah), pasti tahu banget betapa pentingnya pengemasan yang aman dan rapi. Mulai dari gelas, piring, sampai dekorasi kaca, semuanya butuh perhatian ekstra biar nggak rusak di perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah-salah, barang bisa nyampai ke tangan pembeli dalam kondisi hancur lebur, bikin repot dan rugi! Nah, di artikel ini SAPX Express bakal bahas tips dan trik biar <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\">pengiriman barang<\/a> fragile kamu tetap aman dan pembeli pun puas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Barang Fragile (Pecah Belah)?<\/h2>\n\n\n\n<p>Barang fragile atau dalam bahasa mudah nya barang pecah belah adalah jenis barang yang gampang rusak atau hancur kalau kena benturan, jatuh, atau tekanan berlebihan. Contohnya seperti gelas, piring keramik, kaca, barang elektronik sensitif, hingga perhiasan tertentu. Intinya, barang-barang ini butuh perlakuan ekstra hati-hati, terutama saat proses pengemasan dan pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat seller, penting banget mengenali mana aja produk yang masuk kategori fragile, supaya bisa menentukan cara packing dan pengiriman yang tepat. Soalnya, kalau sampai rusak di jalan, bukan cuma bikin kecewa pembeli, tapi juga bisa nguras ongkos dan reputasi toko.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/cod\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod.jpg\" alt=\"sapx express\" class=\"wp-image-16915\" style=\"width:600px\" width=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod.jpg 950w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod-300x82.jpg 300w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod-768x210.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 950px) 100vw, 950px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Barang Mudah Pecah Belah<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh barang mudah pecah belah (fragile) dan jangan dibanting yang sering dikirim:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li><strong>Peralatan Makan &amp; Minum:<\/strong>\n<ul>\n<li>Gelas kaca<\/li>\n\n\n\n<li>Cangkir keramik<\/li>\n\n\n\n<li>Piring porselen<\/li>\n\n\n\n<li>Mangkok kaca atau keramik<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barang Dekorasi Rumah:<\/strong>\n<ul>\n<li>Vas bunga dari kaca atau keramik<\/li>\n\n\n\n<li>Pigura kaca<\/li>\n\n\n\n<li>Patung kecil dari keramik atau resin<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Elektronik Sensitif:<\/strong>\n<ul>\n<li>Lampu hias\/lampu meja<\/li>\n\n\n\n<li>Layar monitor atau TV<\/li>\n\n\n\n<li>Kamera dan lensa<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peralatan Dapur:<\/strong>\n<ul>\n<li>Blender (bagian kaca)<\/li>\n\n\n\n<li>Oven kaca mini<\/li>\n\n\n\n<li>Toples kaca<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barang Koleksi atau Seni:<\/strong>\n<ul>\n<li>Miniatur atau action figure berbahan rapuh<\/li>\n\n\n\n<li>Lukisan berbingkai kaca<\/li>\n\n\n\n<li>Barang antik atau vintage berbahan rapuh<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Produk Kecantikan:<\/strong>\n<ul>\n<li>Botol parfum kaca<\/li>\n\n\n\n<li>Skincare dalam kemasan kaca (serum, toner)<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Barang-barang seperti ini memang menarik dijual karena nilai estetik atau fungsinya tinggi, tapi perlu ekstra hati-hati dalam pengemasannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara POS Barang Fragile dengan Aman<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa cara mengirim (POS) barang fragile dengan aman, cocok banget untuk para seller biar barang sampai ke tangan pembeli tanpa drama pecah atau rusak:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gunakan Bubble Wrap Secara Berlapis<\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan barang <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/belum-banyak-yang-tahu-ini-cara-menggunakan-bubble-wrap-yang-benar\/\">dibungkus bubble wrap<\/a> minimal 2\u20133 lapis untuk melindungi dari benturan. Fokuskan perlindungan pada bagian tepi dan sudut barang yang paling rentan pecah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pilih Kardus yang Kuat dan Sesuai Ukuran<\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan kardus berbahan tebal dan kokoh. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Idealnya, pas dengan ukuran barang setelah dibungkus pelindung agar tidak bergeser selama pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Isi Ruang Kosong dengan Bahan Pelindung Tambahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Masukkan kertas koran, styrofoam, atau bahan pengisi lain di dalam kardus untuk mencegah barang bergerak. Ini penting untuk menahan guncangan selama proses pengiriman.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tempelkan Label &#8220;Fragile&#8221; di Luar Paket<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"700\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-barang-mudah-pecah.jpg\" alt=\"simbol gambar barang mudah pecah\" class=\"wp-image-16498\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-barang-mudah-pecah.jpg 700w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/logo-barang-mudah-pecah-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jangan lupa tempelkan <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/stiker-fragile-artinya\/\">label stiker fragile<\/a> bertuliskan <strong>\u201cFRAGILE\u201d, \u201cHANDLE WITH CARE\u201d, atau \u201cMUDAH PECAH\u201d<\/strong> di beberapa sisi kardus. Ini memberi tahu kurir bahwa paket harus ditangani dengan ekstra hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Gunakan Lapisan Ganda (Double Box)<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk barang super rapuh, gunakan teknik double box. Masukkan barang ke dalam kotak kecil terlebih dahulu, lalu masukkan lagi ke kotak yang lebih besar dengan bantalan di antaranya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pilih Jasa Pengiriman yang Tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Gunakan <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\">ekspedisi<\/a> yang menyediakan layanan penanganan khusus untuk barang fragile. Cek juga apakah mereka punya opsi asuransi pengiriman agar lebih aman jika terjadi kerusakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Dokumentasikan Barang Sebelum Dikirim<\/h3>\n\n\n\n<p>Ambil foto kondisi barang dan kemasannya sebelum dikirim. Ini berguna sebagai bukti jika ada klaim kerusakan atau komplain dari pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itu dia beberapa hal penting yang wajib kamu perhatikan saat mengirim barang fragile (mudah pecah belah). Meskipun butuh effort lebih dalam pengemasan, semua itu sebanding kok dengan kepuasan pembeli dan reputasi tokomu yang makin dipercaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat, barang sampai dengan selamat = pembeli senang = penjual tenang! Jadi, jangan asal bungkus ya. Rawat tiap paket seolah kamu yang bakal nerima sendiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buat kamu para seller yang sering jualan barang fragile (mudah pecah belah), pasti tahu banget betapa pentingnya pengemasan yang aman dan rapi. Mulai dari gelas, piring, sampai dekorasi kaca, semuanya butuh perhatian ekstra biar nggak rusak di perjalanan. Salah-salah, barang bisa nyampai ke tangan pembeli dalam kondisi hancur lebur, bikin repot dan rugi! Nah, di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16502,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-15T03:06:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-12-01T07:45:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/barang-mudah-pecah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1296\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pandy Apriyandi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pandy Apriyandi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Pandy Apriyandi\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/62df49752bf21d43f4eb4425a093acfb\"},\"headline\":\"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya\",\"datePublished\":\"2025-07-15T03:06:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-01T07:45:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\"},\"wordCount\":605,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Logistik\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\",\"name\":\"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-15T03:06:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-01T07:45:27+00:00\",\"description\":\"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"name\":\"SAPX Express\",\"description\":\"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"SAPX Express\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"width\":1024,\"height\":500,\"caption\":\"SAPX Express\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/62df49752bf21d43f4eb4425a093acfb\",\"name\":\"Pandy Apriyandi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e8c55fa713ed05ec4044745258905f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e8c55fa713ed05ec4044745258905f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pandy Apriyandi\"},\"description\":\"Seorang SEO &amp; Performance Marketing Supervisor di SAPX Express. Penulis berpengalaman dalam bidang ekspedisi dan logistik sejak tahun 2018, terlebih untuk pengiriman barang B2B dan sistem COD di Indonesia. Konten yang ditulis berbasis praktik lapangan, data operasional, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengiriman bisnis maupun individu, sehingga menghadirkan informasi yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya.\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.pandy.my.id\",\"https:\/\/www.instagram.com\/pandyandi\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/pandyandi\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/pandy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya","description":"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya","og_description":"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.","og_url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/","og_site_name":"SAPX Express","article_published_time":"2025-07-15T03:06:38+00:00","article_modified_time":"2025-12-01T07:45:27+00:00","og_image":[{"width":1296,"height":700,"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/barang-mudah-pecah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pandy Apriyandi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Pandy Apriyandi","Est. reading time":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/"},"author":{"name":"Pandy Apriyandi","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/62df49752bf21d43f4eb4425a093acfb"},"headline":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya","datePublished":"2025-07-15T03:06:38+00:00","dateModified":"2025-12-01T07:45:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/"},"wordCount":605,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Logistik"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/","name":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-15T03:06:38+00:00","dateModified":"2025-12-01T07:45:27+00:00","description":"Barang fragile (mudah pecah belah) adalah barang yang perlu penanganan khusus! Yuk, cari tahu cara aman mengemas, menyimpan, dan mengirimnya tanpa waswas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/barang-mudah-pecah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Arti Barang Fragile (Mudah Pecah Belah), Contoh &amp; Tips Mengirimnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","name":"SAPX Express","description":"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization","name":"SAPX Express","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","contentUrl":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","width":1024,"height":500,"caption":"SAPX Express"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/62df49752bf21d43f4eb4425a093acfb","name":"Pandy Apriyandi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e8c55fa713ed05ec4044745258905f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e8c55fa713ed05ec4044745258905f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pandy Apriyandi"},"description":"Seorang SEO &amp; Performance Marketing Supervisor di SAPX Express. Penulis berpengalaman dalam bidang ekspedisi dan logistik sejak tahun 2018, terlebih untuk pengiriman barang B2B dan sistem COD di Indonesia. Konten yang ditulis berbasis praktik lapangan, data operasional, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengiriman bisnis maupun individu, sehingga menghadirkan informasi yang akurat, relevan, dan dapat dipercaya.","sameAs":["https:\/\/www.pandy.my.id","https:\/\/www.instagram.com\/pandyandi\/","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/pandyandi\/"],"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/pandy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16495"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16495"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17595,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16495\/revisions\/17595"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}