{"id":13644,"date":"2022-08-04T14:39:00","date_gmt":"2022-08-04T07:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?p=13644"},"modified":"2025-11-26T13:47:44","modified_gmt":"2025-11-26T06:47:44","slug":"cara-membuat-forecast-penjualan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/","title":{"rendered":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu"},"content":{"rendered":"\n<p>Pentingnya <em>Forecast<\/em>&nbsp;penjualan dalam bisnis digunakan untuk melakukan perkiraan penjualan berdasarkan data yang didapat dari evaluasi penjualan sebelumnya. Data yang digunakan biasanya berkaitan dengan pendapatan, laba bersih, biaya operasional, dan komponen keuangan lainnya. Nah, kali ini kami sudah merangkum ulasan lengkap mengenai&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan, mulai dari pengertian hingga langkah-langkah perkiraan penjualan. Simak penjelasannya dalam artikel ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian <\/strong><strong><em>Forecast <\/em><\/strong><strong>Penjualan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara harfiah,&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;adalah peramalan atau perkiraan. Melansir laman Sales Force, perkiraan penjualan adalah perhitungan pendapatan penjualan yang diharapkan. Perkiraan penjualan memperkirakan berapa banyak perusahaan Anda berencana untuk menjual dalam periode waktu tertentu (seperti kuartal atau tahun). Prakiraan penjualan terbaik melakukan ini dengan tingkat akurasi yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/psikologi-harga\/\">Psikologi Harga: Panduan Lengkap untuk Meningkatkan Penjualan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Forecasting<\/em>&nbsp;penjualan biasanya dilakukan oleh bagian pemasaran. Metode yang digunakan adalah dengan memperkirakan jumlah permintaan pembeli sehingga jumlah produksi barang atau jasa dapat disesuaikan secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pentingnya <\/strong><strong><em>Forecast <\/em><\/strong><strong>Penjualan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memahami mengapa perkiraan penjualan sangat penting bagi kesehatan bisnis, pikirkan tentang dua contoh skenario: satu dengan produsen mobil dan satu lagi dengan toko <em>e-commerce<\/em>. Dalam kasus pabrikan mobil, pembuatan mobil membutuhkan waktu lama. Pabrikan memiliki rantai pasokan yang rumit untuk memastikan setiap suku cadang mobil tersedia tepat saat mereka perlu membuat mobil, sehingga jumlah mobil yang tersedia untuk dibeli akan memenuhi permintaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat Anda membeli sesuatu secara online, baik itu dari pasar besar atau butik kecil, Anda mendapatkan perkiraan pengiriman. Jika pengiriman Anda datang sehari atau seminggu setelah dijanjikan, itu akan mempengaruhi kepuasan Anda terhadap perusahaan&nbsp; dan mengurangi keinginan Anda untuk ingin berbisnis dengan mereka lagi. Perkiraan penjualan serupa dalam kedua kasus. Perkiraan penjualan membantu seluruh sumber daya rencana bisnis untuk mengirimkan produk, membayar pemasaran, mempekerjakan karyawan, dan seterusnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Perkiraan penjualan yang akurat menghasilkan mesin yang diminyaki dengan baik yang memenuhi permintaan pelanggan, baik saat ini maupun di masa depan. Dan secara internal di tim penjualan, pendapatan penjualan yang terkirim dalam periode waktu yang diperkirakan membuat para pemimpin dan kolaborator senang, seperti pengiriman yang tiba tepat waktu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/lapak-satria\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200-.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16910\" style=\"width:700px\" width=\"700\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200-.jpg 959w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200--300x63.jpg 300w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200--768x160.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 959px) 100vw, 959px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi <\/strong><strong><em>Forecast <\/em><\/strong><strong>&nbsp;Penjualan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam mengetahui dan mengenali lebih mendalam mengenai perkiraan penjualan, perlu juga dipahami fungsi-fungsinya. Adapun fungsi&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan secara lebih spesifik adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <strong>Memantau Produktivitas Penjualan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya,&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan berfungsi untuk memantau produktivitas penjualan suatu perusahaan berdasarkan data yang ada. Pemantauan ini bertujuan agar perusahaan dapat membuat kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Lewat informasi yang ditampilkan perkiraan penjualan, perusahaan dapat menganalisis angka penjualan dan melihat apakah kinerja penjualan sudah memenuhi ekspektasi atau masih di bawahnya. Dengan demikian, mereka bisa membuat penyesuaian sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Sebagai Bahan Evaluasi terhadap Strategi Pemasaran dan Penjualan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hasil informasi yang didapatkan dari&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan biasanya dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap strategi penjualan dan pemasaran yang akan digunakan perusahaan. Jika strategi yang dilakukan tidak sesuai ekspektasi perusahaan, maka strategi tersebut perlu diubah dan disesuaikan dengan kebutuhannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui perkiraan penjualan, perusahaan bisa mengevaluasi mana strategi atau metode yang tepat untuk memasarkan produk. Apabila ada yang ternyata tidak menghasilkan angka penjualan yang tinggi, strategi bisa diubah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <strong>Sebagai Bahan untuk Menetapkan Tujuan dan Sasaran Penjualan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Forecast<\/em>&nbsp;penjualan juga memiliki fungsi penting dalam pembuatan keputusan. Dalam hal ini, perusahaan dapat melakukan perbandingan untuk menganalisis apakah penjualan sudah memenuhi target dan sasaran atau belum. Perusahaan dapat membandingkan perkiraan pendekatan yang akurat dengan hasil penjualan secara berkelanjutan. Kemudian, mereka dapat menganalisis dan mengevaluasi langkah-langkah keputusan mereka dalam perkiraan penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Sebagai Bahan untuk Merencanakan Pengembangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila hasil&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan menunjukkan bahwa strategi yang telah dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai target dan sasaran penjualan, maka perusahaan dapat membuat rencana pengembangan. Tentunya,&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan juga berfungsi untuk mendeteksi bagian mana saja yang memerlukan pengembangan dan perbaikan. Misalnya, perusahaan membuat rencana pengembangan SDM di bagian penjualan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Memberikan Gambaran mengenai Kompetitor<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, perusahaan juga dapat mengetahui informasi terkait strategi yang dilakukan kompetitor dari hasil&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan. Umumnya, hal ini akan diketahui apabila terjadi penjualan mengalami penurunan. Tak hanya itu, perusahaan dapat memperkirakan apakah ada perubahan, pengembangan, atau pembaharuan <em>trend <\/em>yang terjadi pada kompetitor mereka. Misalnya, ada penerapan inovasi baru dalam pemasaran sehingga pasar mengalami perubahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Langkah-langkah <em>Forecast <\/em>Penjualan<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa metode yang digunakan dalam menyusun perkiraan penjualan, tetapi yang populer digunakan adalah metode historis. Ada lima langkah yang perlu ditempuh dalam menyusun perkiraan penjualan dengan metode historis ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <strong>Mengevaluasi Perkiraan Penjualan Sebelumnya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kunci dasar dalam membuat&nbsp;<em>forecast<\/em>&nbsp;penjualan adalah dengan cara memeriksa hasil penjualan dari tahun sebelumnya untuk memperkirakan penjualan di masa yang akan datang. Beberapa hal yang perlu diperiksa, seperti harga, produk, perwakilan, periode penjualan, dan hal-hal yang berkaitan lainnya. Hal ini akan membuat kita tahu harus menentukan perkiraan penjualan seperti apa yang tepat dan harus menghindari poin-poin tertentu yang menyebabkan kegagalan penjualan di tahun sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Menentukan Jenis Produk yang Akan Dijual&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah kedua dalam melakukan&nbsp;<em>forecast&nbsp;<\/em>adalah&nbsp;menentukan jenis produk atau jasa yang akan dijual dalam kurun waktu tertentu. penentuan ini pun harus tepat sasaran dan tidak boleh terlalu buru-buru. Artinya kita harus menentukan dengan pemikiran yang matang dan disertai dengan analisis resiko sebelum kita memutuskan jenis produk atau layanan yang akan dijual.Misalnya, perusahaan jasa ekspedisi menetapkan jasa kargo yang akan dijual dalam periode satu kuartal, kemudian ditentukan nilai barangnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <strong>Memperkirakan Jumlah Total Produk yang Akan Dijual<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah ditentukan jenis produknya, kemudian perkiraan jumlah total produk akan dibuat. Data penjualan periode sebelumnya dapat dijadikan alat untuk memprediksi kecenderungan penjualan di periode mendatang. Itulah gunanya mengadakan evaluasi mengenai perkiraan penjualan di tahun sebelumnya. Dalam tahap ketiga, hasil evaluasi tersebut akan berguna. Oleh karena itu, jangan remehkan data evaluasi yang sesungguhnya akan sangat bermanfaat dalam tahap selanjutnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/cod\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod.jpg\" alt=\"sapx express\" class=\"wp-image-16915\" style=\"width:600px\" width=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod.jpg 950w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod-300x82.jpg 300w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/jagonya-cod-768x210.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 950px) 100vw, 950px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. <strong>Menentukan dan Mengalikan Harga Satuan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menentukan jumlah produk beserta harga per unit, perusahaan bisa mengalikannya untuk memperkirakan pendapatan. Tahapan ini tidak boleh sampai tertukar dengan tahap sebelumnya yakni menentukan jumlah total produk. Jika sebelumnya perhitugan dilakukan secara total, di tahap ini, Anda harus dapat berpikir biaya produksi hingga pendapatan yang bisa dihasilkan dari produk per unitnya. Misalnya, harga barang per unit 50.000, diproyeksikan perusahaan menjual 500.000 unit dalam satu kuartal. Maka, diperkirakan pendapatan penjualannya sebesar Rp25.000.000.000.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menawarkan-produk-secara-kreatif\/\">Cara Menawarkan Produk secara Kreatif untuk Meningkatkan Penjualan<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Menentukan dan Mengalikan HPP (Harga Pokok Penjualan)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Asumsikan perusahaan yang sama memperkirakan total harga pokok penjualan untuk melakukan produksi. Misalnya, setelah perhitungan didapatkan angka 20.000 per unit untuk HPP. Kemudian, perusahaan mengalikan dengan jumlah unit, diperoleh perkiraan HPP total sebesar Rp10.000.000.000.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Mengurangi Total Penjualan dengan Total Biaya&nbsp;<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Terakhir, perusahaan mengurangi total penjual dengan total biaya. Pada contoh di atas, total penjualannya Rp25.000.000.000, dikurangi HPP (Harga Pokok Penjualan) sebesar Rp10.000.000.000 sehingga diperkirakan pendapatan dari penjualannya sebesar Rp15.000.000.000.Demikianlah beberapa hal yang perlu kita tahu tentang perkiraan penjualan. Karena penjualan merupakan salah satu bagian inti dalam perusahaan,&nbsp;<em>forecast <\/em>atau perkiraan adalah&nbsp;sesuatu yang sangat penting untuk mendukungnya. Semoga bisa menambah wawasan seputar bidang penjualan yang tentunya sangat penting dalam membantu bisnis Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pentingnya Forecast&nbsp;penjualan dalam bisnis digunakan untuk melakukan perkiraan penjualan berdasarkan data yang didapat dari evaluasi penjualan sebelumnya. Data yang digunakan biasanya berkaitan dengan pendapatan, laba bersih, biaya operasional, dan komponen keuangan lainnya. Nah, kali ini kami sudah merangkum ulasan lengkap mengenai&nbsp;forecast&nbsp;penjualan, mulai dari pengertian hingga langkah-langkah perkiraan penjualan. Simak penjelasannya dalam artikel ini! Pengertian Forecast [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":13645,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[115],"tags":[212],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-04T07:39:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-26T06:47:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/forecast-penjualan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1668\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\"},\"author\":{\"name\":\"iMpulse Digital\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\"},\"headline\":\"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu\",\"datePublished\":\"2022-08-04T07:39:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-26T06:47:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\"},\"wordCount\":1142,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"keywords\":[\"Strategi Bisnis\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\",\"name\":\"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-08-04T07:39:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-26T06:47:44+00:00\",\"description\":\"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"name\":\"SAPX Express\",\"description\":\"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"SAPX Express\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"width\":1024,\"height\":500,\"caption\":\"SAPX Express\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\",\"name\":\"iMpulse Digital\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"iMpulse Digital\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.impulse.co.id\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu","description":"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu","og_description":"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.","og_url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/","og_site_name":"SAPX Express","article_published_time":"2022-08-04T07:39:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-26T06:47:44+00:00","og_image":[{"width":2500,"height":1668,"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/forecast-penjualan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"iMpulse Digital","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"iMpulse Digital","Est. reading time":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/"},"author":{"name":"iMpulse Digital","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9"},"headline":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu","datePublished":"2022-08-04T07:39:00+00:00","dateModified":"2025-11-26T06:47:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/"},"wordCount":1142,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"keywords":["Strategi Bisnis"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/","name":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-08-04T07:39:00+00:00","dateModified":"2025-11-26T06:47:44+00:00","description":"Forecast penjualan disebut sebagai seni dan ilmu dalam meramal sebuah penjualan, Anda bisa kenali lebih dalam tentang cara meramal atau membuat forecast penjualan seperti seorang profesional.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-membuat-forecast-penjualan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Cara Membuat Forecast Penjualan yang Wajib Anda Tahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","name":"SAPX Express","description":"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization","name":"SAPX Express","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","contentUrl":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","width":1024,"height":500,"caption":"SAPX Express"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9","name":"iMpulse Digital","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","caption":"iMpulse Digital"},"sameAs":["https:\/\/www.impulse.co.id\/"],"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13644"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13644"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13644\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17352,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13644\/revisions\/17352"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13645"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}