{"id":12247,"date":"2023-07-20T08:50:00","date_gmt":"2023-07-20T01:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?p=12247"},"modified":"2025-11-27T14:42:47","modified_gmt":"2025-11-27T07:42:47","slug":"membuat-brand-identity-kuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/","title":{"rendered":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat"},"content":{"rendered":"\n<p>Agar bisnis dapat sukses dan dikenal oleh konsumen, Anda perlu membuat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang kuat. Ibarat kata, identitas ini merupakan wajah dari merek Anda yang bisa dilihat secara langsung. Untuk mendapatkan <em>brand identity <\/em>yang kuat, tentunya tidak dapat diraih secara instan, Anda harus melewati waktu yang panjang demi identitas merek yang berhasil ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas bagaimana cara membuat <em>brand identity <\/em>agar bisnis Anda kuat? Simak ulasan berikut ini untuk informasi selengkapnya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-apa-itu-brand-identity\">Apa itu <em>Brand Identity<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas mengenai cara membuat <em>brand identity<\/em>, kita pahami terlebih dahulu apa itu <em>brand identity<\/em>. Melansir dari laman <em>Investopedia<\/em>, <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> adalah elemen yang dapat terlihat dari merek. Contoh <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> seperti warna, desain, dan logo yang mengidentifikasi dan membedakan merek di benak konsumen. Nah, oleh sebab itu, untuk <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang kuat, Anda perlu memiliki suatu nilai yang unik, yang dapat membedakan dengan <em>brand <\/em>yang lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memiliki identitas merek yang konsisten, hal ini pun bisa menyebabkan penjualan yang sukses. Dari statistik Edelman, terdapat 81 persen dari konsumen yang perlu percaya terhadap merek terlebih dahulu sebelum mereka memutuskan untuk melakukan pembelian. Pasalnya, Anda pun bisa membangun <em>trust<\/em> konsumen melalui <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-pentingnya-brand-identity-bagi-bisnis\">Pentingnya <em>Brand<\/em> <em>Identity<\/em> bagi Bisnis<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah memahami mengenai pengertian brand identity, kita akan membahas seberapa pentingnya <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> bagi bisnis. Salah satu alasan pentingnya <em>brand<\/em> <em>identity <\/em>adalah untuk kepribadian merek Anda. <em>Brand<\/em> <em>identity<\/em> merupakan representasi visual dari nilai dan kepribadian merek, dan bisa membangkitkan perasaan tertentu kepada audiens Anda. Identitas merek bisnis Anda perlu dirancang sedemikian rupa untuk menyampaikan pesan perusahaan serta mempromosikan tujuan bisnis Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, manfaat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> bagi bisnis juga untuk <em>brand<\/em> <em>awareness<\/em>. Dengan menciptakan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>, Anda bisa memastikan bahwa Anda berada di garis depan pemasaran bisnis, yang dapat membantu meningkatkan kesadaran merek. Semakin banyak tempat merek Anda ditampilkan, maka semakin besar kemungkinan merek Anda akan diingat oleh konsumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/tips-cara-membuat-nama-brand-untuk-usaha-anda\/\">5 Tips Cara Membuat Nama Brand Untuk Usaha Anda<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-membuat-brand-identity-yang-kuat\">Cara Membuat <em>Brand<\/em> <em>Identity<\/em> yang Kuat<\/h2>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana sih cara yang tepat dalam membuat brand identity yang kuat? Simak caranya di bawah ini yuk!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Melakukan Riset Pasar<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang kuat adalah dengan melakukan riset pasar terlebih dahulu. Anda perlu memahami target pasar yang Anda tuju, dan apa kebutuhan mereka. Cari tahu apakah produk Anda bisa menjadi solusi bagi permasalahan pelanggan Anda. Selain itu, penting juga untuk melakukan <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/riset-pasar\/\">riset<\/a> kompetitor di industri Anda sehingga Anda bisa mengetahui hal apa yang unik dari produk Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Perhatikan Desain Logo dan <em>Template<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang selanjutnya adalah dengan memperhatikan desain logo dan <em>template<\/em>. Walaupun logo dan <em>template<\/em> bukanlah keseluruhan dari <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>, kedua elemen ini merupakan bagian yang penting dari proses <em>branding<\/em>. Pasalnya, logo ini akan muncul, mulai dari website, kartu bisnis, hingga iklan produk Anda. Nah, oleh sebab itu, pikirkan warna, font yang sekiranya sesuai dengan nilai bisnis Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Tetapkan Nilai Khas dari <em>Brand<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang kuat, pastikan Anda menetapkan nilai khas dari <em>brand<\/em> Anda.\u00a0 Pikirkan apa yang membuat bisnis Anda menjadi unik di industri Anda, dan apakah produk Anda bisa menawarkan sesuatu yang tidak ada di bisnis lain. Pasalnya, mengetahui perbedaan antara Anda dan pesaing merupakan kunci untuk mengembangkan <em>brand<\/em> yang sukses.\u00a0<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/lapak-satria\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/banner-960x200-.jpg\" alt=\"Bisnis online\" class=\"wp-image-12150\" style=\"width:719px;height:150px\" width=\"719\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/banner-960x200-.jpg 959w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/banner-960x200--300x63.jpg 300w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/banner-960x200--768x160.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 719px) 100vw, 719px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengintegrasikan Merek Lewat Bahasa yang Terhubung di Media Sosial<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang selanjutnya adalah dengan mengintegrasikan merek melalui bahasa yang terhubung di media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan salah satu platform untuk mengkomunikasikan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> Anda. Oleh sebab itu, gunakan bahasa yang sekiranya sesuai dengan target pelanggan Anda. Misalkan saja target audiens Anda merupakan remaja, Anda bisa menggunakan bahasa yang santai dan <em>fun<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Buat Strategi yang Tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>brand<\/em> <em>identity <\/em>yang kuat adalah dengan membuat strategi yang tepat. Setelah menentukan strategi, Anda bisa terus monitor mengenai perkembangan strategi Anda. Kini, Anda bisa menggunakan <em>tools <\/em>seperti <em>Google<\/em> <em>Analytics, <\/em>dan memantau mengenai merek Anda melalui survei, diskusi media sosial. Dengan cara ini, Anda bisa melakukan perubahan terhadap strategi untuk meningkatkan performa bisnis Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Buat Desain <em>Brand<\/em> yang Menarik<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk bisa mendapatkan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang kuat, tentunya Anda perlu membuat desain brand yang menarik bagi konsumen. Mulai dari <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/mengenal-fungsi-logo-dan-cara-membuatnya\/\">logo<\/a>, <em>template<\/em>, hingga kemasan harus diperhatikan untuk <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang konsisten. Selain itu, tetapkan juga warna yang sesuai dengan nilai <em>brand<\/em> Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Memantau Merek untuk Mempertahankan <em>Brand<\/em> <em>Identity<\/em>&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara membuat <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> kuat yang selanjutnya adalah dengan memantau merek untuk mempertahankan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>. Di setiap platform yang dimiliki, biasanya terdapat statistik mengenai berapa pelanggan yang berkunjung pada periode tertentu, atau jangkauan post yang Anda buat. Nah, dengan memantau merek seperti ini, Anda bisa menetapkan strategi selanjutnya untuk bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-elemen-brand-identity\">Elemen <em>Brand<\/em> <em>Identity<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Lalu, apa sajakah elemen dari <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang perlu diketahui? Berikut adalah ulasannya;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Elemen Visual<\/h3>\n\n\n\n<p>Elemen yang pertama dari <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> adalah dari segi visual. Ini berarti bagian dari identitas yang dapat terlihat. Nah, perhatikan desain dari elemen visual, sebab inilah yang akan selalu muncul. Misal di media sosial, website, toko online, dan lain-lain. Adapun elemen visual adalah sebagai berikut;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Logo<\/li>\n\n\n\n<li>Palet warna<\/li>\n\n\n\n<li><em>Font<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Desain yang konsisten untuk grafik<\/li>\n\n\n\n<li>Bentuk dan pola<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/mengenal-apa-itu-strategi-branding-dan-tips-melakukannya\/\">Mengenal Apa Itu Strategi Branding dan Tips Melakukannya<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Elemen Nonvisual<\/h3>\n\n\n\n<p>Elemen selanjutnya adalah dari segi nonvisual. Desain yang baik juga memperhatikan elemen nonvisual. Nah, di bawah ini adalah elemen nonvisual dari <em>brand<\/em> <em>identity<\/em> yang perlu Anda ketahui;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Nilai emosional<\/li>\n\n\n\n<li><em>Customer service<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kolaborasi&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-perbedaan-brand-identity-dengan-brand-image\">Perbedaan <em>Brand<\/em> <em>Identity<\/em> dengan <em>Brand<\/em> <em>Image<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Mungkin Anda juga pernah mendengar istilah <em>brand<\/em> <em>image<\/em>. Lantas apa yang membedakannya dengan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>? Melansir dari <em>Brand<\/em> <em>Trust<\/em>, <em>brand<\/em> <em>image<\/em> adalah mengenai persepsi subjektif dari luar. Berbeda dengan <em>brand<\/em> <em>identity<\/em>, <em>brand<\/em> <em>image<\/em> tidak dapat dikontrol oleh bisnis, dan sepenuhnya merupakan penilaian dari konsumen, bisa baik atau buruk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, demikianlah ulasan kali ini mengenai 7 cara membuat <em>brandidentity<\/em> yang kuat. Semoga artikel di atas dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi Anda. Untuk Anda pebisnis online, Anda bisa bergabung di <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/lapak-satria\">Lapak Satria<\/a> SAPX Express yang dapat menjadi solusi bagi bisnis Anda. Hubungi kami untuk informasi selengkapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Agar bisnis dapat sukses dan dikenal oleh konsumen, Anda perlu membuat brand identity yang kuat. Ibarat kata, identitas ini merupakan wajah dari merek Anda yang bisa dilihat secara langsung. Untuk mendapatkan brand identity yang kuat, tentunya tidak dapat diraih secara instan, Anda harus melewati waktu yang panjang demi identitas merek yang berhasil ini.&nbsp; Lantas bagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[200,198],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-20T01:50:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-27T07:42:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Brand-Identity.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"534\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\"},\"author\":{\"name\":\"iMpulse Digital\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\"},\"headline\":\"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat\",\"datePublished\":\"2023-07-20T01:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-27T07:42:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\"},\"wordCount\":985,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Branding\",\"Digital Marketing\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\",\"name\":\"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-20T01:50:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-27T07:42:47+00:00\",\"description\":\"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"name\":\"SAPX Express\",\"description\":\"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"SAPX Express\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"width\":1024,\"height\":500,\"caption\":\"SAPX Express\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\",\"name\":\"iMpulse Digital\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"iMpulse Digital\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.impulse.co.id\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express","description":"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express","og_description":"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!","og_url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/","og_site_name":"SAPX Express","article_published_time":"2023-07-20T01:50:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-27T07:42:47+00:00","og_image":[{"width":800,"height":534,"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Brand-Identity.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"iMpulse Digital","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"iMpulse Digital","Est. reading time":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/"},"author":{"name":"iMpulse Digital","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9"},"headline":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat","datePublished":"2023-07-20T01:50:00+00:00","dateModified":"2025-11-27T07:42:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/"},"wordCount":985,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"articleSection":["Branding","Digital Marketing"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/","name":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat | SAPX Express","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-07-20T01:50:00+00:00","dateModified":"2025-11-27T07:42:47+00:00","description":"Untuk bisa dikenal oleh masyarakat luas, bisnis Anda memerlukan brand identity yang kuat. Bagaimana cara membuat brand identity? Yuk simak artikel di bawah ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/membuat-brand-identity-kuat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Membuat Brand Identity Untuk Bisnis yang Kuat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","name":"SAPX Express","description":"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization","name":"SAPX Express","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","contentUrl":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","width":1024,"height":500,"caption":"SAPX Express"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9","name":"iMpulse Digital","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","caption":"iMpulse Digital"},"sameAs":["https:\/\/www.impulse.co.id\/"],"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12247"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12247"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17479,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12247\/revisions\/17479"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}