{"id":12001,"date":"2023-06-14T15:35:00","date_gmt":"2023-06-14T08:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?p=12001"},"modified":"2025-11-25T16:55:01","modified_gmt":"2025-11-25T09:55:01","slug":"cara-menghitung-biaya-produksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah!"},"content":{"rendered":"\n<p>Biaya produksi merupakan <em>cost <\/em>yang harus dikeluarkan bisnis ketika memproduksi produk atau menyediakan layanan. Biaya ini juga mencakup berbagai biaya, misalkan saja produsen memiliki biaya produksi yang berhubungan dengan bahan baku serta tenaga kerja yang dibutuhkan. Setelah produk tersebut sudah jadi, perusahaan akan mencatat nilai produk sebagai sebuah aset dalam laporan keuangannya sampai dengan produk terjual di pasaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana cara menghitung biaya produksi untuk pebisnis? Simak ulasan selengkapnya untuk informasi lebih lengkap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghitung-biaya-produksi\"><strong>Apa itu Biaya Produksi?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Melansir dari Investopedia, biaya produksi adalah semua biaya langsung dan tidak langsung yang dihadapi bisnis dari pembuatan produk atau penyediaan layanan. Biaya ini mencakup berbagai faktor, seperti tenaga kerja, bahan baku, persediaan manufaktur, serta biaya <em>overhead<\/em> umum. Biaya <em>overhead <\/em>sendiri merupakan <em>cost <\/em>yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan namun tidak berhubungan langsung dengan proses produksi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun agar biaya bisa memenuhi syarat sebagai biaya produksi, <em>cost<\/em> tersebut perlu dihubungkan langsung untuk menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Seperti produsen yang harus menanggung biaya produksi yang terkait dengan bahan mentah serta tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membuat produk mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menghitung-biaya-produksi-1\"><strong>Cara Menghitung Biaya Produksi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum menghitung Biaya Produksi, Anda harus tahu kalau produk Supply Chain Management dari <a href=\"https:\/\/www.jurnal.id\/id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mekari Jurnal<\/a> bisa bantu permudah Manajemen Produksi. Sehingga, Anda bisa menghitung biaya produksi dengan lebih mudah dan minim kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya produksi sendiri bisa didapat dari berbagai jenis. Nah, berikut adalah cara menghitung biaya produksi berdasarkan jenis-jenis utamanya, yaitu sebagai berikut:<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/lapak-satria\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200-.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16910\" style=\"width:700px\" width=\"700\" srcset=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200-.jpg 959w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200--300x63.jpg 300w, https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/banner-960x200--768x160.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 959px) 100vw, 959px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rumus Menghitung Bahan Baku<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara menghitung biaya produksi yang pertama adalah rumus untuk menghitung bahan baku. Ini nantinya akan muncul sebagai item dalam laporan laba rugi selama periode akuntansi. Oleh sebab itu rumus untuk menghitung bahan baku yaitu;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya Produksi = Persediaan bahan baku di awal + pembelian bahan baku baru \u2013 bahan baku tersisa di akhir periode<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Contoh biaya produksi untuk menghitung bahan baku yaitu;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Persediaan bahan baku di awal : Rp. 15.000.000,-<\/li>\n\n\n\n<li>Pembelian bahan baku baru : Rp. 20.000.000,-<\/li>\n\n\n\n<li>Bahan baku tersisa di akhir periode: Rp. 10.000.000,-<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan melihat contoh di atas, kita bisa mendapatkan total biaya untuk bahan baku sebesar Rp. 25.000.000,-<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-rumus-perhitungan-biaya-tenaga-kerja\"><strong>Rumus Perhitungan Biaya Tenaga Kerja<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumus cara menghitung biaya produk yang selanjutnya adalah perhitungan biaya tenaga kerja. Mungkin Anda mengira biaya tenaga kerja hanyalah tarif per jam yang Anda bayarkan kepada karyawan Anda. Biaya yang lain bisa juga termsuk dengan jaminan sosial, kesehatan, pensiun, jam lembur, bonus dan yang lain-lainnya. Anda bisa menghitung biaya tenaga kerja dengan langkah berikut ini;<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Tetapkan upah kotor: Anda bisa memulai dengan menghitung upah kotor terlebih dahulu, yaitu dengan rumus <strong>jam kerja tahunan x upah kotor per jam<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Selanjutnya tetapkan jam kerja yang sebenarnya, dengan rumus <strong>jam kerja tahunan \u2013 jam tidak bekerja.&nbsp;<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Berikutnya, tambahkan semua pengeluaran lainnya seperti tunjangan, gaji tambahan dan bonus, serta pajak gaji.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-rumus-biaya-overhead\"><strong>Rumus Biaya <\/strong><strong><em>Overhead<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara menghitung biaya produksi yang berikutnya adalah rumus biaya <em>overhead.<\/em> Biaya ini mengacu kepada semua beban biaya tidak langsung dalam menjalankan bisnis. Anda sebagai pebisnis perlu untuk meneliti biaya ini untuk penganggaran dan menentukan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk layanan atau produk untuk menghasilkan keuntungan. Di bawah ini adalah rumus dari biaya <em>overhead;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya Overhead = Biaya listrik + beban gaji + biaya asuransi + biaya persediaan + biaya kebersihan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Di atas merupakan contoh dari biaya <em>overhead <\/em>yang umum. Untuk setiap perusahaan bisa berbeda-beda daftar pengeluaran untuk <em>overhead.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-rumus-biaya-produksi\"><strong>Rumus Biaya Produksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya adalah cara menghitung total biaya produksi. Semua biaya yang digunakan dalam memproduksi barang atau jasa, itulah biaya produksi. Adapun biaya ini ada tiga yang utama, yaitu bahan baku, tenaga kerja langsung serta <em>overhead.<\/em> Berikut adalah rumus cara menghitung biaya produksi, yaitu sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya Produksi = Biaya bahan baku + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Seperti contoh:<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya bahan baku : Rp. 20.000.000,-<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya tenaga kerja langsung : Rp. 10.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Biaya overhead : Rp. 15.000.000<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melihat biaya di atas, kita bisa mendapatkan total biaya produksi sebesar Rp. 45.000.000,-<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-rumus-menghitung-harga-pokok-produksi-per-unit\"><strong>Rumus Menghitung Harga Pokok Produksi Per Unit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah selanjutnya adalah cara menghitung harga pokok produksi per unit. Biaya apa itu? Biaya per unit adalah mengenai berapa banyak biaya untuk memproduksi satu item. Dengan memecah biaya per unit, Anda bisa mengetahui inefisiensi yang dapat menaikkan biaya, sehingga dapat mengurangi margin keuntungan perusahaan Anda. Cara menghitung biaya produksi per unit adalah sebagai berikut;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Biaya per unit = (Listrik + biaya sewa + biaya tenaga kerja + biaya bahan baku) \/ kuantitas produk<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nah demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai cara menghitung biaya produksi, yang ternyata sangat mudah. Untuk Anda yang tertarik dengan <a href=\"https:\/\/www.sapx.id\/id\/layanan\/gudang\">sewa gudang<\/a> online untuk bisnis, Anda bisa menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Semoga bermanfaat ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biaya produksi merupakan cost yang harus dikeluarkan bisnis ketika memproduksi produk atau menyediakan layanan. Biaya ini juga mencakup berbagai biaya, misalkan saja produsen memiliki biaya produksi yang berhubungan dengan bahan baku serta tenaga kerja yang dibutuhkan. Setelah produk tersebut sudah jadi, perusahaan akan mencatat nilai produk sebagai sebuah aset dalam laporan keuangannya sampai dengan produk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[115],"tags":[212],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SAPX Express\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-14T08:35:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-25T09:55:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/image-2.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"667\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"iMpulse Digital\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\"},\"author\":{\"name\":\"iMpulse Digital\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah!\",\"datePublished\":\"2023-06-14T08:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-25T09:55:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\"},\"wordCount\":736,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"keywords\":[\"Strategi Bisnis\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-06-14T08:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-25T09:55:01+00:00\",\"description\":\"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"name\":\"SAPX Express\",\"description\":\"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"SAPX Express\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png\",\"width\":1024,\"height\":500,\"caption\":\"SAPX Express\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9\",\"name\":\"iMpulse Digital\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"iMpulse Digital\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.impulse.co.id\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express","description":"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express","og_description":"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.","og_url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/","og_site_name":"SAPX Express","article_published_time":"2023-06-14T08:35:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-25T09:55:01+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":667,"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/image-2.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"iMpulse Digital","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"iMpulse Digital","Est. reading time":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/"},"author":{"name":"iMpulse Digital","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9"},"headline":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah!","datePublished":"2023-06-14T08:35:00+00:00","dateModified":"2025-11-25T09:55:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/"},"wordCount":736,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"keywords":["Strategi Bisnis"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/","name":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah! | SAPX Express","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-06-14T08:35:00+00:00","dateModified":"2025-11-25T09:55:01+00:00","description":"Sebagai pebisnis, tentunya perlu menghitung biaya produksi untuk bisa menghasilkan produk dan jasa. Berikut merupakan ulasan mengenai cara menghitung biaya produksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/cara-menghitung-biaya-produksi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Biaya Produksi, Ternyata Rumusnya Mudah!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","name":"SAPX Express","description":"Kumpulan Informasi Terbaru Dunia Logistik","publisher":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#organization","name":"SAPX Express","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","contentUrl":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/sap-express-1024-500.png","width":1024,"height":500,"caption":"SAPX Express"},"image":{"@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/6d2d715c48f422c925c6ee17479167f9","name":"iMpulse Digital","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/edb2a8f1cf6317aeb21c10abd3a3113e?s=96&d=mm&r=g","caption":"iMpulse Digital"},"sameAs":["https:\/\/www.impulse.co.id\/"],"url":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/author\/impulse\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12001"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12001"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12001\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17242,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12001\/revisions\/17242"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sapx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}